Bertemu Hantu Gadis Belanda

Bertemu Hantu Gadis Belanda – Hai Vemale! Cerita ini terjalin dikala aku sedang jadi anak didik SMA Negara di salah satu kota Jawa Timur. Sekolah aku ini merupakan sekolah kesukaan, banyak anak muda yang mengidam- idamkan sekolah di situ. Bisa jadi serupa semacam sekolah negara di kota lain, sekolah aku merupakan gedung berumur, sisa gedung Belanda. Identitas gedung Belanda amat pekat, lelangit gedung yang amat besar, jendela kusen besar serta luas, lantai pualam khas yang amat dingin bila diinjak dengan kaki bugil, pula lorong- lorong jauh hitam.

Sebagian narasi rahasia yang aku dengar merupakan gambar berhantu di salah satu ruangan sekolah. Ruangan ini terdapat nyaris di balik bangunan. Ruangan itu digunakan buat menaruh hasil buatan seni anak didik. Namun terdapat satu gambar yang tidak sempat ditukar sepanjang bertahun- tahun, ialah gambar wajah seseorang wanita Belanda. Bagi berita, wanita itu merupakan anak wanita owner bangunan. Aku tidak ketahui namanya, wanita itu berumur dekat 16 tahun, menawan, kulitnya putih serta rambutnya blonda kecokelatan.

Sahabat aku yang dapat merasakan kedatangan insan abnormal sempat menceritakan kalau si wanita dalam gambar itu tewas sebagian bulan sehabis gambar itu berakhir. Sedang bagi sahabat aku, makhluk halus si wanita Belanda kerap menimbulkan dirinya. Pergi dari gambar kemudian berjalan melayang di lorong- lorong sekolah. Berlainan dengan cerita makhluk halus yang berkata kalau penampakan dicoba buat mengancam orang, si wanita Belanda cuma pergi di malam- malam khusus serta tidak masuk jenis makhluk halus yang kejam.

Berjumpa si wanita Belanda..

Aku sesungguhnya tidak yakin, sampai sesuatu malam, dikala terdapat aktivitas Pramuka di sekolah, aku berhadapan dengan si wanita Belanda. Durasi itu lagi dicoba percobaan kegagahan. Aku ketahui tentu terdapat kelakuan abang kategori yang terencana mengancam, alhasil aku tidak sangat takut ataupun khawatir. Sampai dikala berjalan seseorang diri di gang sekolah( aku cuma dibekali senter kecil durasi itu), aku memandang terdapat bayang- bayang putih tembus pandang berjalan dengan metode melayang. Jaraknya dekat 10 m di depan aku, ia mendekat lama- lama, serta terus menjadi mendekat ke arah aku.

Terkini kali itu aku berjumpa dengan wujud yang mendekati orang, namun tidak semacam orang. Wanita itu mempunyai rambut gelombang yang diurai, ia mengenakan baju jauh yang nampak kuno, tatapannya kosong dengan wajah duka serta aku dapat memandang badannya bocor penglihatan. Aku terpana, tidak dapat merasakan apapun. Hawa di dekat aku jadi lebih dingin.

Awal mulanya, aku pikir insan itu hendak berhadapan dengan aku, namun di berbelok di gang kecil. Sehabis ia berbelok, hawa tidak lagi dingin, serta aku kesimpulannya dapat merasakan badan aku sehabis rasanya dingin sepanjang sebagian detik. Tidak ingin ambil durasi, aku berkeliling ke balik serta tidak melanjutkan percobaan keberanian dengan arah yang telah diresmikan. Dikala aku menggambarkan peristiwa itu pada abang kategori, tidak terdapat satupun makhluk halus gadungan abang kategori yang mengenakan makeup nona Belanda. Kesimpulannya kegiatan percobaan keberanian ditunda serta dipindahkan ke zona lain yang tidak dekat dengan gang sekolah.

Aku tidak ketahui apakah malam itu aku memanglah memandang wujud makhluk halus wanita Belanda ataupun cuma angan- angan aku. Dikala aku menggambarkan perihal ini pada sahabat aku yang dapat merasakan insan lembut, ia cuma mesem serta berkata” Tidak apa- apa, ia cuma jalan- jalan saja tanpa bernazar mengusik,” Walaupun sedemikian itu, aku jadi waspada dikala melalui gang. Syukurlah perihal itu cuma terjalin sekali sepanjang aku berpelajaran 3 tahun di situ.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *