Diganggu Sosok Gaib saat Salat Cerita Opi

 

Diganggu Sosok Gaib saat Salat Cerita Opi – Tidak hanya orang, Tuhan menghasilkan makhluk- makhluk yang lain. Semacam yang tidak nampak serta membuat kita merinding sebab keberadaannya. Misalnya hantu, setan ataupun wujud abnormal.

Wujud abnormal ataupun Makhluk halus terdapat di mana- mana, apalagi dapat di sisi Kamu kala lagi membaca narasi ini. Narasi pengalaman misterius seseorang wartawan alat online di Jakarta. Wartawan bernama Opi( bukan julukan sesungguhnya), hadapi keadaan di luar ide segar di kantornya.

Wanita asal Sukabumi ini merasakan banyak keganjilan di dini masuk ke kantor. Ia merasakan hawa yang tidak lazim sebab telah tidak asing lagi dengan peristiwa misterius.

Opi memperoleh meja kegiatan benar di depan pintu ruang rapat. Di dekat ruang rapat itu ada kamar kecil yang tidak sering dipakai.

Sesuatu hari, Opi menemukan kesempatan kegiatan sampai malam hari. Kala itu jam 20. 30 Wib, seketika pintu kamar kecil itu terbuka serta tertutup sendiri dengan kilat, sementara itu dikala itu Opi cuma sendiri.

” Duh, mengapa buka- tutup sendiri betul? Emangnya terdapat angin? Pintu toiletnya kan cukup berat. Jendela di dalam pula kecil. Era sih ketiup angin?” tuturnya.

Tetapi dikala itu beliau berupaya memberanikan diri. Beliau lebih khawatir ditegur atasannya sebab tulisannya belum berakhir dibandingkan diusik wujud abnormal.

Jaga akhir pekan

Peristiwa kedua kala Opi jaga akhir minggu. Berakhir kewajiban meliput, beliau terencana mau menulis di kantor. Nyata, dikala itu kantor hening, hari juga terus menjadi petang, seketika hawanya juga terus menjadi mencekam.

” Ini kenapa dinginnya beda, betul? Sementara itu AC kecil sangat,” ucapnya dalam batin merasa sedikit khawatir. Opi mulai takut, tetapi berupaya memberanikan diri menghilangkan benak yang macam- macam.

Sehabis itu, Adzan Petang berkemandang, Opi juga lekas bergegas ke kamar mandi di dasar tangga buat mengutip Berabdas. Sehabis berakhir mengutip Berabdas, Opi otomatis memandang ke arah tangga, seketika lampunya menyala sendiri. Sementara itu, lampu di atas tangga itu serupa sekali tidak otomatis.” Astaghfirullah! Kenapa bercahaya sendiri? Enggak bisa jadi. Ini lampunya enggak otomatis,” tuturnya dengan jantung yang mulai berdebar- debar.

Lagi- lagi Opi berupaya lalu, ia menyudahi buat langsung Ibadah Petang. Kala lagi doa, Opi merasa semacam terdapat yang mengikutinya doa. Ia semacam merasakan kedatangan wujud kasat mata di belakangnya.

Tidak hanya itu, Opi merasa terdapat hembusan nafas di balik tengkuk lehernya. Opi tidak gentar, ia senantiasa menuntaskan doa.” Astagfirullah,” ucapnya dalam batin.

Berakhir doa, Opi langsung membereskan seluruh beberapa barang bawaannya. Ia bernazar buat lekas kembali sebab perasaannya telah tidak pasti.

Dikala ia hendak membuka pintu pergi, Opi tiba- tiba terguncang. Di dekat tangga penampakan bayang- bayang gelap besar besar lagi memandangnya dengan pandangan runcing.

” Durasi itu saya langsung istighfar. Sembari baca bagian bangku serta pergi kantor. Dag- dig- dug sangat. Astaghfirullah!,” tutur Opi mengenang peristiwa misterius yang dirasakannya.

 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *