Misteri Siluman Ular Penunggu Beringin Raksasa

Misteri Siluman Ular Penunggu Beringin Raksasa – Tumbuhan beringin raksasa yang tumbang di Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah pada 1 November 2019 dahulu nyatanya menaruh cerita rahasia.

Warga dekat beriktikad kalau tumbuhan itu ditempati oleh wujud siluman ular. Suryanto, seseorang masyarakat dekat berkata kalau beliau sering hadapi keadaan misterius dari tumbuhan beringin raksasa itu.

” Durasi itu aku habis kembali dari pasar, sekira petang lah,”

Suryanto setelah itu berterus terang diguncang dengan timbulnya ular besar yang melintang di jalur dengan cara seketika. Tubuh ular itu luang melintang menutupi luas jalur, diperkirakan ular itu mempunyai jauh 3 m.

” Betul dikala itu aku otomatis saja bilang demikian ini, Mbah minggir dahulu, aku ingin melalui,” jelasnya.

Istimewanya, ular besar bercorak gelap itu seakan mengerti apa yang dikatakan Suryanto. Sehabis menyudahi sejenak, seketika ular berjalan mundur. Cerita rahasia ular di Pudakpayung Semarang itu selesai kala sang ular itu dengan kilat lenyap di comberan kala langit mulai hitam.

” Rumah aku kan dekat sangat dengan tumbuhan beringin ini. Persisnya tumbuhan beringin terletak di balik rumah aku. Jadi sehabis ular lenyap, betul aku dapat langsung kembali ke rumah,” terangnya.

Bukan cuma itu, Suryanto berterus terang sering menemukan pengalaman misterius dari tumbuhan beringin raksasa yang rebah pada Jumat 1 November 2019 itu. Apalagi saat sebelum tumbuhan beringin rebah, Suryanto sempat berangan- angan berjumpa dengan seseorang pria berumur yang berkata kalau hendak terjalin sesuatu insiden di area tempat tinggalnya.

” Jika dahulu justru aku itu terbuat terkejut dengan tiba- tiba terdapat ayam babon mengerami sebagian telur di balik rumah aku. Sementara itu, aku enggak memiliki ayam. Hla lalu keesokan harinya, ayam itu telah lenyap, tercantum telurnya pula enggak terdapat,” terangnya.

 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *